Apa yang membedakan sebuah Depot Air Minum Isi Ulang dengan sebuah pabrik Air Minum Dalam Kemasan ?

Banyak dari kita beranggapan bahwa untuk mendirikan sebuah pabrik air minum harus selalu berada dipusat sumber mata airnya, dipegunungan. Bahkan mereka beranggapan bahwa investasinyapun dalam nilai milyaran rupiah apakah seperti itu ??? tentu jawabannya tidak seluruhnya benar maksunya seperti ini ... air minum dalam kemasan dan air minum isi ulang memiliki proses kerja yang sama tetapi ... disiplin kerja/pengawasan/ peralatan dll dari setiap proses kerjanya sangat berbeda.
Saya Coba cantumkan dalam bentuk tabel agar lebih mudah pemahamannya sebagai berikut :


Keterangan
AMDK
DAMIU
Prosedur Pengoperasian Pengawasan lebih ketat
Memiliki SOP (standard Operating Prosedur)
Pengawasan Tidak terstandar
Laboratorium Harus Punya, dengan standar minimal tertentu melalui proses kalibrasi oleh lembaga terakreditasi tidak Ada sama sekali
Sekat Ruang Sekat /pemisah ruang yang jelas antara R.mesin, R.pengisian, R.Lab bakteri. R.Lab Kimis fisika dll. Tidak ada sekat yang terstandar
Perijinan SNI dengan biaya yang tinggi atau langsung BPOM RI Cukup Lab Depkes Sesuai MenPerkes
Proses filterisasi Lebih terstandar dari item media, kelayakan proses sterilisasi, pipanisasi standar foodgrade dll. Pengawasan dan proses filterisasi dengan item media tidak terstandar
Lokasi Lokasi khusus dengan perijinan IUI Bisa dilingkungan perumahan
Ijin Usaha Minimal CV atau lebih tinggi Perseorangan juga bisa
Note : DAMIU (depot Air Minum Isi Ulang,
AMDK (Air MInum Dalam Kemasan)

Produk
Residential Reverse Osmosis | Home Industri | Large Capacity RO | Mobile | Filter Media | Ozone & UV | Dozing Pump | Ultra Filtrasi | Air Bersih (Paket) | Air Minum (Paket) | Paket Depot Air Minum Isi Ulang | Paket Air Minum dalam Kemasan | Spareparts | Quality Tester Kit | Membrane Cleaner | Sewa Mesin Air Minum